Saat kenangan terus berjalan mengikutimu. apa yang akan kau lakukan?
Jangan kau berhenti dan bermain bersamanya karena itu akan terasa begitu menyakitkan saat kenyataan kembali menyadarkanmu. Biarkan Dia cukup menjadi kenangan, yang mempermainkanmu.
Jika kau dipertemukan kembali dikehidupan selanjutnya, cobalah bersahabat dengannya. Mungkin dia sudah berubah bukan lagi kenangan pahit yang begitu menyesakkan, tapi mungkin dia telah bermetamorfosis menjadi sesuatu yang lebih Berharga.
Cobalah berdamai dengan hatimu dan sambutlah Ia dengan uluran tangan dan Senyum termanismu.
Mungkin Kehadirannya untuk menyembuhkan lukamu dan mengembalikan hatimu yang telah dibuangnya untuk kemudian merawatnya denganmu. Bukankah itu sesuatu yang menyenangkan?